Bagus mana Viva Milk Cleanser atau Viva Face Tonic?

Viva merupakan salah satu brand skincare dan kosmetik asli Indonesia. Produk Viva sudah begitu melegenda bagi para wanita Indonesia, bahkan salah satu item kosmetiknya menjadi salah satu produk terbaik, mengungguli koleksi brand-brand kosmetik asing.
Tak hanya kosmetiknya yang unggul akhir-akhir ini, produk-produk skincare Viva semakin dicari lho! sebabnya, selain karena harga yang ramah di kantong, para perempuan Indonesia semakin menyadari pentingnya menggunakan skincare dengan bahan-bahan yang aman oleh sebab itu Viva mengeluarkan produk skincare.

Yang sudah kita tahu bahwa pemakaian skincare itu banyak rangkaiannya salah satunya untuk langkah awal menggunakan skincare Viva mengeluarkan Viva Face Tonic dan Milk Cleanser yang akan kita ulas di bawah.

Viva Milk Cleanser
Viva Milk Cleanser disebut juga sebagai susu pembersih terutama untuk membersihkan wajah dari makeup, debu dan berbagai kotoran yang menempel di wajah. walaupun namanya susu pembersih, ternyata di dalam milk cleanser pada umumnya tidak terdapat kandungan susu, melainkan krim serupa susu agar kandungan untuk membersihkan wajah sangat lembut sehingga tidak merusak permukaan kulit. Baca juga: Bagus mana Nature Republic atau Wardah?

Kandungan yang terdapat pada Viva Milk Cleanser:
Aqua
Aqua berarti air dalam Bahasa Latin. Posisinya disebutkan pada bagian awal ingredients, menandakan kandungan air pada produk cukup tinggi. Fungsi air disini adalah sebagai pelarut. Biasanya skincare yang mengandung aqua akan bebas racun dan mudah diserap kulit.

Mineral Oil
Mineral Oil pada Kandungan skincare disebut juga sebagai minyak mineral dengan kemurnian tinggi berupa produk sampingan dari sumber mineral yang terdapat pada minyak bumi. Berfungsi sebagai bahan pelembab kulit, karena dapat menahan air yang ada di dalam kulit kita (menghidrasi kulit). Maka dari itu varian bengkuang disarankan untuk skin type normal to dry.

Namun, banyak yang khawatir akan bahan ini dikarenakan sifatnya yang dapat menutup pori-pori kulit. Dimana penyumbatan pori-pori tersebut dapat memicu masalah lain pada kulit seperti jerawat, komedo, flek hitam, bahkan bersifat karsinogenik.

Tapi menurut saya (I’m no expert btw) mineral oil pada cleanser masih aman-aman aja sih.. Karena mineral oil pada skincare sudah mengalami pemurnian yang tinggi sehingga mengantongi syarat izin edar karena sudah tidak bersifat karsinogenik. Justru mineral oil yang bersifat karsinogenik adalah yang belum dimurnikan/tingkat kemurniannya rendah. Toh, mineral oil pada milk cleanser ini nantinya akan terangkat oleh step cleansing selanjutnya dengan face tonic dan face wash. Maka dari itu saya masih berani pakai skincare ini sampai sekarang hehehe

Stearic Acid
Stearic Acid atau nama lainnya Asam stearat adalah asam lemak jenuh sebagai pengemulsi minyak dalam air supaya bahan-bahan pada milk cleanser (yang berbeda jenis dan sifat) dapat bersatu dengan stabil. Bahan ini juga dapat memberikan tekstur lembut dan kental pada milk cleanser, sehingga dapat disebut sebagai krim serupa susu.

Cetyl Alcohol
Stearic Acid merupakan turunan alcohol yang berfungsi sebagai pengental (thickening agent) produk milk cleanser, serta dapat memberikan efek halus pada kulit.

Triethanolamine
Triethanolamine atau biasa disingkat TEA berfungsi sebagai penstabil bahan milk cleanser (emulsifier) dan mengontrol keseimbangan pH pada kulit wajah. Menurut FDA dan CIR, penambahan TEA harus dalam dosis rendah ( < 5% ) dan harus disertai pembilasan setelahnya karena penggunaan TEA yang tidak sesuai aturan akan mengakibatkan iritasi pada kulit dan dapat terakumulasi menjadi senyawa beracun.tetapi dosis dari TEA pada milk cleanser ini masih aman, karena memang Viva Milk Cleanser mengklaim produknya dapat mengembalikan keseimbangan pH kulit wajah. Step selanjutnya pun adalah dibilas dengan face tonic dan face wash sehingga masih aman bagi kulit wajah.

Pachyrrhizus Erosus Root Extract
Pachyrrhizus Erosus Root Extract ekstrak bengkuang. Fungsinya sangat banyak diantaranya salah satunya adalah mencerahkan wajah, seperti yang tertulis pada produk.

Methylparaben
Methylparaben Berfungsi sebagai pengawet dan pasti dosisnya masih di batas amanl. Kalo dosisnya berlebih, gak mungkin bisa dijual bebas dan pastinya udah bikin kulit saya iritasi.

Perfume
Perfume pewangi, tak lain dan tak bukan adalah supaya milk cleansernya harum..

Propylparaben
Propylparaben temannya methylparaben. Fungsinya sama, sebagai pengawet dan dosis tetap under control. Pengawet ini bisa dikatakan berteman karena tujuan hidupnya adalah bersatu untuk melindungi milk cleanser dari pertumbuhan mikroba asing, supaya konsumen mendapatkan manfaat produk sampai jangka waktu yang ditentukan.

Polysorbate 80
Polysorbate 80 berfungsi sebagai pengemulsi (emulgator) atau penstabil bahan-bahan pada milk cleanser supaya saling larut.

Propylene Glycol
Propylene Glycol berfungsi sebagai pelarut yang baik.

unflower (Helianthus Annuus) Seed Oil
unflower (Helianthus Annuus) Seed Oil minyak biji bunga matahari. Buanyak guys fungsinya, salah satunya adalah mencerahkan kulit, mencegah iritasi, dan mengenyalkan kulit alias mencegah penuaan dini.

BHT
BHT singkatan dari Butil Hidroksi Toluena yang berfungsi sebagai zat antioksidan yang dapat mencegah bau yang tak sedap.

Citric Acid
Citric Acid atau Asam sitrat adalah bahan tambahan skincare tetapi dosis yang terkandung sudah di sesuaikan yang berfungsi sebagai pengatur keasaman pada milk cleanser supaya pH menjadi stabil dan aman digunakan pada kulit wajah.

Viva Face Tonic
Viva Face Tonic adalah penyegar untuk wajah sekaligus membantu membersihkan sisa-sisa kotoran yang masih membandel setelah menggunakan Milk Cleanser dan Facial Wash. Face Tonic juga berfungsi dapat menyeimbangankan Ph kulit setelah mencudi muka dan setelah memakai Milk Cleanser.

Kandungan yang terdapat pada Viva Face Tonic:
Aqua
Aqua atau air yang berfungsi sebagai pelarut. Biasanya, skincare yang mengutamakan kandungan aqua akan bebas racun dan mudah diserap kulit.

Ethanol
Ethanol selain berfungsi sebagai pelarut bahan-bahan, dapat juga berfungsi sebagai antiseptic untuk membunuh bakteri pada wajah.

Sorbitol
Sorbitol berfungsi sebagai penyegar, pelembab, dan pelembut kulit.

Methylparaben
Methylparaben berfungsi sebagai pengawet dan pasti dosisnya under control.

Sodium Benzoate
Sodium Benzoate berfungsi sebagai pengawet dengan dosis yang sangat rendah.

PEG-40 Hydrogenated Castor Oil
PEG-40 Hydrogenated Castor Oil berfungsi sebagai pengemulsi/penstabil bahan-bahan.

Tartaric Acid
Tartaric Acid atau Asam tartarat yang berfungsi sebagai pelembab, menghaluskan kulit, dan dapat mengangkat sel kulit mati.

Perfume berfungsi sebagai pewangi.

Bagusmana Viva Milk Cleanser atau Viva Face Tonic ?

Bagus ManaViva Milk Cleanser Viva Face Tonic
Kelebihan- Mudah didapat - Sangat murah - Kemasannya aman dan praktis - Teksturnya sedikit cair. - Membuat wajah lengket dan berminyak. - Tidak membuat wajah breakout.
Kekurangan- Maksimal membersihkan sisa milk cleanser - Wajah terasa dingin dan segar saat diusapkan- Setelah dibersihkan dengan face tonic, wajah terasa sangat kering. - Dapat timbul bruntusan jika tidak cocok

Kesimpulan
Viva Face Tonic atau Viva Milk Cleanser mempunyai keunggulan dan manfaat tersendiri tetapi manfaat utamanya adalah membersihkan wajah dari noda debu dan sisa makeup yang menempel di wajah. Kedua produk dapat menjadi pilihan sesuai dengan kebutuhan kulit kalian jika kalian tidak terlalu memakai makeup tebal Viva Face Tonic bisa menjadi pilihan tetapi jika kalian memakai makeup lumayan tebal di anjurkan memakai Viva Milk Cleanser agar noda bekas makeup dapat terangkat secara maksimal.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *