fbpx

Bagus mana Waxing vs Cabut ?

Tumbuhnya bulu ketiak yang dapat mengganggu penampilan tentunya membuat kita risih dalam melakukan aktivitas sehari-hari terutama para perempuan. Tidak banyak perempuan percaya diri atas tumbuhnya bulu ketiak dan ada beberapa perempuan juga yang tidak peduli akan hal itu.

Kamu mungkin sudah sering mendengar beberapa cara menghilangkan bulu ketiak. Namun metode yang cukup populer adalah mencukur waxing dan mencukur. Nah, apakah kamu tahu bahwa setiap metode memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing? Agar kamu bisa memilih satu cara yang paling tepat, artikel kali ini akan membantumu untuk menentukan perbedaan waxing dan cabut secara singkat.

Mana yang Lebih Baik, Menghilangkan Bulu Ketiak atau Tidak?

Ada berbagai cara menghilangkan bulu pada ketiak, yaitu waxing ketiak dan mencabut bulu ketiak. Proses waxing dan mencabut lebih rentan menimbulkan iritasi dibandingkan bercukur. 

Pilihan untuk menghilangkan bulu ketiak atau tidak memang kembali lagi kepada diri masing-masing. Kamu wajib menjaga kebersihan ketiak dengan telaten bila memutuskan untuk tidak mencukur bulu ketiak.  

Sementara itu, jika kamu ingin tampil menarik dan percaya diri tanpa bulu ketiak, maka kamu harus menghilangkannya dengan cara yang tepat agar terhindar dari berbagai dampak buruk.

Waxing 

Waxing adalah pola penghilangan rambut semi permanen dengan teknik mencabut rambut dari akarnya. Rambut yang telah di-wax tidak akan tumbuh kembali hingga 2-9 minggu. 

Diantaranya beberapa bagian tubuh yang memerlukan wax yaitu alis, wajah, bikini, ketiak, lengan, punggung, perut dan kaki. Jika kamu rajin dalam melakukan waxing secara rutin, akan ada kemungkinan rambut menghilang secara permanen.

Pada umumnya waxing dipraktikkan hanya dengan mengoleskan campuran lilin di atas kulit. Kemudian menempelkan handuk atau kain kasa di atasnya, ditekan-tekan, lalu ditarik dengan seketika sesuai arah tumbuhnya rambut. Namun, ada juga waxing yang tidak menggunakan teknik seperti di atas.

 Dalam kasus tertentu, khususnya bagi yang memiliki warna kulit sensitif, waxing dilakukan tanpa menggunakan alat bantu seperti handuk atau kain, namun hal ini membutuhkan perizinan ahli kecantikan terlebih dahulu. Berikut adalah jenis-jenis waxing yang dibagi dalam 3 kelompok.

Jenis waxing berdasarkan teksturnya

  • Hard wax

Ini merupakan jenis waxing yang membiarkan lilin mengering dan mengeras setelah diterapkan. Setelah itu, ahli kecantikan mulai mencabut lilin agar terlepas dari kulit kamu dengan menggunakan jari tangan. Lilin yang berkualitas baik seharusnya tidak menempel pada kulit kecuali pada rambut kamu. Oleh karena itu, hard wax dapat digunakan pada kulit sensitif.

  • Soft wax

Soft wax juga biasa disebut sebagai strip wax. Tekstur lilin ini mirip seperti madu ketika dipanaskan. Setelah dilakukan pemanasan, lilin tersebut disebar pada kulit dengan hati-hati, bisa juga untuk membentuk gambar atau simbol yang disukai. Lalu setelah itu, lilin ditutup dengan kain kasa. Kain tersebut lalu dicabut bersamaan dengan rambut yang menempel.

Kelemahan soft wax adalah ia tidak dapat mencabut rambut yang tumbuh ke dalam. Namun, hal ini praktis digunakan di wilayah yang luas seperti kaki, punggung, atau lengan. Perlu diingat bahwa sebelum menyebarkan lilin ke kulit, ada baiknya untuk memberi bedak untuk mengurangi risiko kulit tertarik.

  • Sugar wax

Jenis wax ini sangat ideal untuk orang-orang dengan jenis kulit yang sensitif, karena sugar wax menggunakan bahan-bahan alami untuk menghilangkan rambut. Gabungan bahan-bahan seperti gula, jus lemon, madu dan air yang dipanaskan akan menghasilkan tekstur lengket. Selain mudah untuk dipersiapkan, wax jenis ini aman untuk seluruh jenis kulit karena seluruh bahan yang digunakan alami.

Kelebihan waxing 

  •  Tidak memerlukan banyak waktu

Waxing yang dipercaya tidak memerlukan waktu yang lama. Apalagi jika bagian tubuh yang ingin dihilangkan bulunya tidak terlalu banyak seperti ketiak, lengan, ataupun facial hair pada wanita.

  • Bulu di tubuh lebih lama untuk tumbuh kembali

Waxing cenderung mengangkat bulu-bulu di tubuh hingga akarnya, hasil waxing akan jauh lebih lama untuk tumbuh kembali. Bahkan, kamu hanya perlu melakukan waxing sebanyak satu bulan satu kali saja.

  • Membuat kulit menjadi lebih cerah

Saat kulit mengalami proses waxing, sel-sel kulit mati yang menumpuk pada kulit akan terangkat bersama dengan bulu-bulu di kulit. Hasilnya pun, kulit akan terasa lebih lembut, bercahaya, dan makin cerah seiring waktu.

Kekurangan waxing 

  • Iritasi pada kulit

Meskipun waxing hanya perlu dilakukan satu bulan sekali dan itu artinya mengurangi kemungkinan iritasi pada kulit, hal tersebut tidak menjamin bahwa iritasi ringan yang terjadi di awal prosedur waxing hanya terjadi sesaat.

  • Beresiko jika tidak hati-hati

Jika proses waxing dilakukan secara ceroboh dan kurang hati-hati, gejala seperti inflamasi, iritasi, hingga tumbuhnya ingrown hair dalam jumlah banyak akan lebih tinggi kemungkinannya. 

Cabut 

Mencabut bulu ketiak adalah cara yang sangat umum dilakukan oleh kebanyakan orang-orang yang ingin menghilangkan bulu ketiak tanpa perlu biaya yang mahal. Namun mencabut bulu ketiak beresiko sangat besar karena proses yang diman bulu ketiak tercabut sampai ke akar-akarnya.

Efek buruk dari mencabut bulu ketiak, tanpa Anda sadari akan menyebabkan luka ringan (tak kasat mata) dan pori-pori kulit di ketiak membesar. Luka yang tidak terlihat itulah yang akan memfasilitasi masuknya bakteri yang berpotensi akan menyebabkan infeksi dan penyakit di kemudian hari.

Kelebihan mencabut bulu ketiak

  • Sangat murah

Mencabut bulu ketiak dengan menggunakan pinset merupakan cara menghilangkan bulu ketiak tanpa mengeluarkan uang yang banyak. Cukup membeli pinset dan sudah bisa digunakan kapanpun dan dimanapun.

  • Mudah dilakukan

Mencabut bulu ketiak sendiri sangatlah mudah, tanpa harus ke salon kecantikan dan mengeluarkan uang banyak.

  •  Praktis 

Keunggulan terakhir dari mencabut bulu ketiak sendiri yaitu sangat praktik dan tidak repot.

Kekurangan mencabut bulu ketiak

  • Terkena folikulitis

Bulu ketiak yang suka dicabut itu bisa menyebabkan folikulitis, lho. Apa itu folikulitis? Pada kulit manusia terdapat tempat tumbuh bulu atau rambut halus, namanya folikel. Folikel ini akan meradang kalau bulu atau rambut halus dicabut secara paksa. 

Akhirnya folikel ini akan berubah menjadi titik-titik kecil putih menggelembung berisi pembuluh darah yang mati, rasanya gatal dan nyeri. Bahaya yang paling parahnya adalah jika sampai ketiak kamu terinfeksi.

  • Hiperpigmentasi, alias kulit ketiak menghitam

Hiperpigmentasi adalah penggelapan kulit disekitar area yang terinfeksi. Hal ini disebabkan ketika melanin di kulit terkena peradangan, apalagi jika kamu terus menerus mencabut bulu ketiak kamu. Maka dipastikan warna ketiak akan menjadi gelap.

Bagus mana Waxing vs Cabut ?

 Waxing Cabut
Kelebihan - Tidak memerlukan banyak waktu
- Bulu di tubuh lebih lama untuk tumbuh kembali
- Membuat kulit menjadi lebih cerah
- Sangat murah
- Mudah dilakukan
- Praktis 
Kekurangan- Harga yang cukup mahal
- Iritasi pada kulit
- Beresiko jika tidak hati-hati
- Terkena folikulitis
- Hiperpigmentasi, alias kulit ketiak menghitam
- Menyebabkan iritasi kulit ketiak

Kesimpulan 

Untuk kamu yang risih akan tumbuhnya bulu ketiak yang mengganggu penampilan, kamu bisa menghilangkannya dengan waxing atau mungkin mencabutnya. Tentunya dari kedua metode untuk menghilangkan bulu ketiak pasti ada kelebihan dan kekurangan, maka dari itu kenali terlebih dahulu kamu ingin memilih yang mana.

Semoga artikel kali ini bisa membantu kamu dan bermanfaat ya, Terima kasih.