Bagus mana AHA atau BHA?

Saat ini berbagai macam skincare tengah hype di kalangan wanita di Indonesia. Skincare memiliki berbagai macam kandungan yang ditujukan untuk masing-masing permasalahan kulit contohnya kulit kusam. Adapun kandungan dalam skincare yang dapat mengatasi kulit kusam yaitu AHA (Alpha Hydroxy Acid) dan BHA (Beta Hydroxy Acid). Manakah yang lebih bagus dalam mengatasi kulit kusam AHA atau BHA?

Pada artikel ini Anda akan mengetahui :
– Definisi singkat AHA dan BHA
– Kelebihan & kekurangan AHA dan BHA
– Perbandingan AHA dan BHA

AHA
AHA merupakan kelompok asam glikolat (glycolic acid) dan asam laktat (lactic acid). AHA memiliki struktur kimia yang bersifat hidrofilik sehingga lebih mudah terpenetrasi ke dalam lapisan kulit, merusak ikatan antar sel-sel keratin dan membuat kulit lebih mudah tereksfoliasi (terkelupas). Pengelupasan terjadi karena adanya proses regenerasi sel-sel penyusun lapisan kulit atau lebih dikenal sebagai proses keratinisasi. Proses ini berlangsung selama 28 hari yang akan membentuk lapisan terluar yang berupa keratin.

Kelebihan AHA yang dapat Anda ketahui :

1. Membantu Eksfoliasi Sel Kulit Mati
AHA merupakan senyawa asam yang dapat berfungsi untuk eksfoliasi atau mengelupas sel kulit mati. Manusia memproduksi sel kulit baru untuk mengganti sel kulit lama. Sel kulit mati ini terkadang tidak dapat terlepas sempurna dan masih menempel di kulit sehingga dibutuhkan senyawa kimia yang dapat membantu pengelupasannya. AHA bekerja dengan cara mengelupas lapisan kulit terluar.

2. Dapat Melembabkan Kulit
AHA memiliki struktur kimia yang bersifat hidrofilik (suka air) dan dapat larut dalam air. Struktur kimia inilah yang menjadikan AHA dapat melembabkan kulit. Selain itu AHA juga bagus dalam memperbaiki tingkat kolagen sehingga AHA sering ditemukan dalam produk skincare anti-aging. Baca juga: Bagus Mana Retinol atau Tretinoin?

Kekurangan AHA yang dapat Anda ketahui :

1. Sensitif Terhadap Matahari
Menggunakan produk skincare yang mengandung AHA membawa efek samping yaitu membuat kulit menjadi lebih sensitif terhadap paparan sinar matahari. Disarankan sebaiknya menggunakan sunblock sebelum Anda beraktivitas di luar ruangan untuk menghindari kulit menjadi kemerahan.

2. Iritasi Kulit
Selain menjadi lebih sensitif terhadap paparan sinar matahari, efek samping yang dapat terjadi dengan penggunaan AHA adalah kemungkinan terjadinya iritasi pada kulit. Iritasi ini dapat menyebabkan kulit menjadi gatal-gatal, perih, hingga muncul ruam dan bintik kemerahan. Hal ini terjadi pada seseorang yang memiliki kulit yang sensitif dan memiliki alergi terhadap zat asam tersebut, sehingga dapat menyebabkan iritasi kulit yang sangat mengganggu.

BHA
BHA atau lebih dikenal sebagai asam salisilat (salicylic acid) merupakan suatu bahan kimia yang bersifat lipofilik (lebih terikat lemak). BHA dapat larut dalam minyak karena sifat komponennya yang merupakan susunan lemak. Seperti yang dikutip dari laman Kompas, BHA lebih cocok digunakan untuk tipe kulit wajah berminyak.

Kelebihan BHA yang dapat Anda ketahui :

1. Mengatasi Peradangan Kulit
BHA mengandung komponen yang dapat membantu dalam penanganan masalah kulit. BHA dapat membantu mengatasi peradangan kulit seperti mengatasi masalah jerawat, komedo dan kulit berminyak. Selain itu, BHA mempunyai kemampuan menembus pori-pori kulit dan menghilangkan sebum serta kotoran yang terperangkap dalam pori-pori sehingga produksi sebum di kulit menjadi lebih terkendali. BHA umumnya ditemukan dalam produk skincare khusus untuk kulit berminyak atau kulit berjerawat.

2. Menghambat Pertumbuhan Bakteri
BHA dapat menghambat pertumbuhan bakteri Pacnes yang merupakan bakteri penyebab jerawat. Selain itu BHA dapat menghambat faktor pertumbuhan bakteri seperti fibrinogen, fibronectin dan alpha hemolisis sehingga dapat menghambat pembelahan sel bakteri Pacnes.

Kekurangan BHA yang dapat Anda ketahui :

1. Membuat Kulit Kering
Sebagai kandungan yang sering ditemukan dalam produk skincare BHA memiliki kekurangan yaitu dapat membuat kulit terasa kering. BHA memiliki komponen kimia yang bersifat lipofilik yang dapat larut dalam lemak. Komponen inilah yang menyebabkan kulit terasa menjadi kering setelah menggunakan produk skincare yang mengandung BHA.

2. Menyebabkan Purging
BHA dapat mempercepat regenerasi sel kulit namun ternyata juga menimbulkan efek samping berupa purging atau munculnya whiteheads di bagian kulit yang bermasalah. Namun Anda tidak perlu khawatir, karena purging akan sembuh sendiri dan setelah itu Anda dapat melihat peningkatan pada kondisi kulit. Penggunaan senyawa kimia seperti BHA dapat memperparah jerawat, tetapi hanya di minggu awal, setelah 3-4 minggu Anda akan memperoleh kulit yang lebih bersih, sehat dan terawat. Hal ini disebabkan karena BHA membersihkan dan mengeluarkan semua kotoran dan sebum yang ada di pori pori kulit Anda. Apabila sebum dan kotoran tidak dikeluarkan maka dapat mengakibatkan jerawat seperti pustule, papule dan cystic.

Bagus Mana AHA atau BHA?

Bagus ManaAHABHA
Sifat- Hidrofilik- Lipofilik
Performa- Memproduksi sel kulit baru untuk mengganti sel kulit lama, melembabkan kulit- Mengatasi peradangan kulit, menghambat pertumbuhan bakteri
Cara Kerja- Mengeksfoliasi sel kulit mati- Membuka pori-pori kulit kemudian menghilangkan sebum serta kotoran yang terperangkap dalam pori-pori

Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan mengenai AHA dan BHA dapat disimpulkan bahwa kedua kandungan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Namun kami lebih menyarankan produk skincare yang mengandung AHA karena dapat membantu pengelupasan kulit sehingga membuat kulit lebih halus elain itu AHA juga dapat melembabkan kulit.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *